ABOUT
365 hari sebelum hari ini. Hari itu kuning dan abu-abu menjadi sebuah hal yang sakral. Hari itu ketika kata “ya” diganti dengan abu-abu dan kuning sebagai “tidak”. Hari itu, ketika ada yang harus menunggu dan ada yang harus ditunggu.
30 Desember tahun lalu, ketika seorang laki-laki akhirnya memberanikan diri untuk menyatakan sesuatu. Ya, sesuatu. Sesuatu yang mengharuskannya untuk menunggu. Menunggu untuk haru atau sebuah kebahagiaan yang baru.
Apapun yang terjadi besok, entah itu kuning atau abu-abu. Semoga menjadi pilihan yang terbaik. Itulah yang ada dibenak seorang laki-laki yang menunggu jawaban pengharapannya dari dewi fortuna. Seorang dewi yang benar-benar bisa membuat laki-laki itu merasa sangat bahagia apabila berada di dekatnya.